Sunday, July 27, 2014

Dear friends,

Terhitung sejak Rabu (16/7), tulisan-tulisan saya pindah alamat ke starinsani.com.

It would be my pleasure if you would visit my new website. Thanks. :)

Cheers,
Starin


Friday, July 4, 2014

My Rating:★★★
Genre: Fiction
Author:Rachmania Arunita

Ngerasa familier sama judul novelnya? Iya, ini emang sequel dari novel bestseller Eiffel I'm in Love, yang dicetak ulang sama penerbit Bentang Belia.

Buat yang belum baca, novel ini menceritakan kelanjutan kisah cinta Tita dan Adit. Setelah ngelamar Tita di Paris, ternyata sikap Adit tetap aja cuek dan angkuh, nggak seperti bayangan Tita. Singkat cerita, Tita yang ngambek pun memutuskan buat jalan-jalan sendirian di Paris, dan akhirnya malah tersesat!

Dari segi jalan cerita, novel ini cukup menarik, ada sedikit kejutan juga mendekati bagian akhir. Karakter Tita yang manja dan nyebelin juga lumayan kuat, walaupun kadang bikin pembaca jadi gemes sendiri, hihihi. Pada bagian Tita tersesat, novel ini banyak menampilkan percakapan menggunakan Bahasa Perancis dan Inggris, bisa sekalian buat belajar bahasa asing, hehe.

Tapi emang, harus diakui ceritanya klise abis. Kisah yang dialami Tita terlalu perfect dan romantis. Tapi buat penggemar genre teenlit, pasti puas deh baca novel setebal 261 halaman ini! Happy reading!


Tuesday, June 24, 2014

Alhamdulillah, setelah persiapan sekitar enam bulan, akhirnya acara resepsi pernikahanku berhasil terlaksana dengan lancar, Minggu (8/6) kemarin.

Overall aku lumayan puas sama vendor-vendor yang aku pake, Papa-Mama juga seneng sama kinerja mereka. Buat yang lagi nyiapin resepsi pernikahan, di sini aku mau cerita tentang tempat dan vendor-vendor yang aku gunain, semoga bisa membantu buat jadi bahan pertimbangan. ;)

Tempat
Setelah survei ke beberapa tempat, akhirnya aku pilih Luxor Garden Pyramid Cafe, Jl. Parangtritis, Yogyakarta, buat jadi venue resepsiku. Soalnya aku emang pengin venue yang outdoor. Pertimbangan lain, Luxor Garden cukup luas buat menampung tamu 700 undangan, parkirnya lega, dan kebetulan pemiliknya adalah temen papa-mamaku, jadi dapet diskon dikit kalo nyewa tempat itu. :p
Untuk tempatnya sendiri sebenernya oke banget. Tapi karena jam resepsiku sore, jadi ya sempet agak panas waktu awal-awal resepsi. Satu catatan lagi, Luxor Garden bener-bener 'kosongan', nggak menyediakan fasilitas apa-apa. Jadi untuk kursi, sound system, tenda, dll harus sewa sendiri di tempat lain.

Luxor Garden

Undangan
Aku bener-bener puasss sama wedding invitation-ku. Kebetulan suamiku punya bisnis undangan pernikahan, jadi buat undangan kami, aku bisa bebas request pengin ini-itu. :p Buat yang lagi cari undangan nikah, buka aja instagram @undanganpernikahankita atau klik webnya undanganpernikahankita.com. Desain-desainnya anak muda banget, modern, harganya juga terjangkau, hehe.

Summer wedding invitation

Dekorasi
Untuk dekorasinya aku percayain ke Kebon Hijau. Soalnya pas lihat contoh-contoh dekornya di internet, ada beberapa yang konsepnya sesuai sama keinginanku: modern-simpel-ceria. Harga awalnya juga masih bersahabat, walaupun setelah disesuaikan dengan venue Luxor Garden yang luas banget, harganya jadi nambah biar dekornya nggak sepi.
Selain pake dekor dari Kebon Hijau, aku sama suami juga bikin sendiri beberapa printilan dekor, kayak bendera-bendera segitiga, papan tulis, quote, sama pop-up frame.

Chalkboard lettering
Welcome gate
Pergola
Quote
Pelaminan
Photo corner
Pop-up frame

Gaun & Rias
Setelah muter-muter Jogja cari gaun dan nggak nemu-nemu, akhirnya aku sewa perdana dress di Sanggar Rias Ary. Jadi aku minta dibikinin dress sesuai keinginanku, tapi habis itu dress-nya dibalikin. Harganya jadi sedikit lebih mahal dibanding sewa gaun yang udah ada, sih, tapi masih lebih murah dibanding bikin dress baru (bukan sewa perdana). Karena gaunnya aku sendiri yang nge-request, jadi aku lumayan puas sama hasilnya.
Untuk riasnya, aku juga pake sanggar ini buat akad dan resepsi. Hasil akhirnya emang memuaskan, tapi pada proses riasnya aku agak rewel. Kalo ada riasan atau tata rambut yang nggak sesuai maksudku, aku langsung bilang.

Gaun dan riasan Sanggar Ary

Wedding Organizer
Aku pake WO yang digunain kakakku di resepsinya dulu, Nakarina. Tadinya sih aku nggak pengin pake Nakarina, soalnya pas di nikahan kakakku mereka terlalu ngatur-ngatur, padahal kan aku penginnya nikahanku santai. Tapi berhubung Mama udah kenal sama orang-orangnya, dan mereka bisa meyakinkan kalo nggak akan terlalu ngatur, akhirnya aku pake Nakarina.
Pas hari H-nya, seluruh rangkaian acaranya emang tertata rapi, sih. Mereka juga sigap menerima 'titah' dari aku, hehe. Cuma emang, ada beberapa hal yang bikin ada sedikit kecewa. Misalnya aja masalah MC, aku udah pesen berkali-kali kalo pengin MC yang muda dan nggak terlalu formal. Tapi ternyata, jeng jeng... pas pembukaan resepsi, aku langsung denger gaya bicaranya si MC old school abis. Untunglah setelah kusuruh ngomongnya santai aja, MC-nya langsung mengubah gaya bicaranya, dikit. :|

Katering
Untuk masalah katering, sejak gedung belum di-booking, Mama udah langsung pesen katering Karunia. Harganya emang sedikit mahal, tapi udah terkenal enak. Dan ternyata bener, menurut pengakuan sejumlah tamu, makanan di resepsiku kemarin enak-enak. Yeay!

Band
Aku pake band-nya Chasan, temennya temenku. Konsepnya akustik, tarifnya murah meriah, mainnya bagus. Recommended!

Dokumentasi
Yang ini aku pake jasa temennya suamiku, namanya Fotokita. Sampai saat ini sih aku baru dapet foto-foto 'mentah' yang belum diedit, jadi belum lihat hasil foto+video yang udah diedit. Tapi pas hari resepsinya sih mereka kelihatan cukup profesional, kok.

Nah, itu tadi vendor-vendor yang aku pake di resepsiku. Kalo pengin tanya-tanya lebih jauh, feel free to contact me, ya. ;)

P.S.: Thanks buat Nadia & Pipit yang udah motretin beberapa printilan dekor di saat aku nggak bisa motret. x) 

Sunday, May 18, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Kepribadian
Author:Jacob & Momo

Halo! Aku mau nge-review buku editanku lagi, ya!

Dari judulnya mungkin udah ketebak, buku ini berisi ide-ide bego yang bisa diterapkan para pelajar. Misalnya aja ide buat bikin seragam sekolah jadi anti-mainstream, ide biar kuat melek pas begadang, sampai ide biar nggak usah ikut upacara, hihihi. Tapi, yah, namanya juga ide bego, jadi sebaiknya emang jangan dilakuin... kecuali pas lagi kepepet, hahaha.

Apa? Minta contoh? Oke, misalnya aja di bab Teknik Klasik Mengatasi Masalah PR Ketinggalan. Ada tiga cara yang diberikan buku ini untuk mengatasi masalah itu, yakni: 1. 'Mengakuisisi' buku PR milik teman, 2. Sok jadi siswa yang sibuk dengan kegiatan ekstra, atau 3. Pura-pura amnesia. *krik

Selain ide-idenya yang jayus kocak, buku setebal 188 halaman ini juga dilengkapi layout yang menarik! Ilustrasi bertebaran di mana-mana, bikin kita nggak bosen bacanya. Font-nya menggunakan dua warna, hitam dan oranye, yang bikin tulisan jadi terlihat lebih menarik.

Buat para pelajar di mana pun kalian berada, nggak ada ruginya baca buku ini di waktu senggang! Kalau udah kuliah, gimana dong? Tenang, bentar lagi bakal terbit juga The Bego Ideas for College Students, hehe. Ditunggu aja! :D

Friday, May 16, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Action, adventure, sci-fi

Film tentang monster raksasa dari Jepang ini udah beberapa kali dibuat. Ada yang dapat tanggapan bagus dari publik, ada juga yang jelek. Gimana dengan film Godzilla garapan sutradara Gareth Edwards yang sekarang lagi tayang?

Pada tahun 1999, dikisahkan ilmuwan Ichiro Serizawa (Ken Watanabe) dan Vivienne Graham (Sally Hawkins) menemukan sebuah kerangka raksasa di Filipina. Pada kerangka itu, mereka melihat ada dua kepompong misterius yang melekat. Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi gempa aneh di Jepang yang merenggut nyawa Sandra Brody (Juliette Binoche).

Lima belas tahun kemudian, Joe Brody (Bryan Cranston) masih belum putus asa menyelidiki gempa aneh yang udah menewaskan istrinya. Sementara itu anaknya, Ford Brody (Aaron Taylor-Johnson), sekarang udah jadi penjinak bom. Suatu ketika, Joe mengajak Ford kembali ke kawasan rumah mereka yang dulu, yang sekarang udah dinyatakan pemerintah sebagai kawasan terlarang. Ternyata, mereka malah menjadi saksi lahirnya monster bernama MUTO. Dan ternyata MUTO ini nggak sendirian, kepompong MUTO yang kedua juga udah menetas di tempat lain. Godzilla pun terbangun untuk bertarung melawan kedua MUTO itu.

Secara keseluruhan, walaupun lumayan banyak adegan dramanya, tapi film ini tetap sukses bikin penonton tegang hampir sepanjang film. Apalagi pas adegan battle antara Godzilla melawan MUTO, rasanya sedih pas Godzillanya keserang. Di film ini Godzilla emang ditempatkan sebagai jagoan, bukan sebagai monster penghancur kota. Makanya rasanya jadi pengin tepuk tangan waktu dia berhasil ngalahin MUTO, hehehe. Nilai plus lain, film ini keren banget secara visual, kehancuran kota dan Godzillanya terlihat nyata.

One word to sum up this movie: epic!


Monday, May 12, 2014

Beberapa bulan lalu, aku nggak sengaja nemu buku berjudul Amazing You di rak bukunya mamaku. Pas aku baca, isinya nggak beda jauh dari buku-buku pengembangan diri kebanyakan. Nggak ada yang terlalu istimewa, sampe aku baca satu bab yang judulnya: Seberapa Pantas Doa Anda Dikabulkan?

Pada bab itu, sang penulis Dr. Andhyka P. Sedyawan mengawali penjelasannya dengan ngasih pengandaian. Kalo kita punya dua anak, yang satu udah kuliah dan yang satunya lagi masih TK, terus dua-duanya minta uang Rp 2 juta, apa kita akan mengabulkannya? Mungkin permohonan anak pertama akan kita kabulkan karena kebutuhannya emang banyak. Tapi permohonan si anak kedua yang masih TK? Walaupun uang kita sebanyak uangnya Paman Gober, mungkin kita akan tetep mikir-mikir. Anak TK belum pantas diserahi uang Rp 2 juta, gimana kalau nanti dia malah jadi diincer penjahat?

Nah, begitu juga ketika kita berdoa tapi nggak kunjung dikabulkan oleh Tuhan. Mungkin kita belum pantas menerimanya, karena selama ini kita belum bisa bertanggung jawab atas semua pemberianNya. Emang gimana caranya bertanggung jawab? Ya dengan bersyukur dan memanfaatkan pemberianNya dengan baik.

Misal kita pengin punya rumah sendiri, coba inget-inget, selama ini apa kita udah bersyukur bisa tinggal dengan nyaman meski di rumah orangtua? Selama ini apa kita udah ikut merawat dan membersihkan rumah orangtua?

Misal kita pengin punya uang banyak, selama ini apa kita udah bersyukur masih punya uang untuk makan? Selama ini apa kita udah banyak bersedekah?

Ya aku nggak tahu sih, apakah Tuhan benar-benar mengabulkan doa umatNya dengan cara kayak gitu atau enggak. Tapi yang jelas, penjelasan si penulis lumayan ‘menampar’ aku yang selama ini kurang bersyukur dan bertanggung jawab atas pemberianNya. Lagipula di Al-Quran juga ada suratnya yang memerintahkan kita untuk bersyukur. 

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur). –QS. Ad Dhuha [93]:11

Jadi nggak pernah ada salahnya untuk bersyukur. Kalau doa kita dikabulkan, ya itu bonus. Kalau nggak kunjung dikabulkan, ya inget aja bahwa Tuhan selalu punya rencana yang lebih baik daripada rencana kita. ;)