Wednesday, September 30, 2009

Hari Minggu (27/9) lalu aku berwisata dengan teman-teman SMA. Kami pergi ke empat pantai di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Berikut ini adalah pendapatku terhadap pantai-pantai berpasir putih tersebut.

Pantai Indrayanti
Pantai ini terbilang baru, kata temanku baru dibuka sekitar bulan Juni. Oleh karena itu, Pantai Indrayanti cukup sepi dibanding pantai lain di sekitarnya. Namun demikian, pemandangan di sini cukup berani untuk diadu. Kios makanan masih belum begitu banyak, namun telah tersedia fasilitas jet ski bagi pengunjung yang ingin mencoba.
Di sekitar pantai terdapat batu-batu karang besar dan tajam. Aku peringatkan, jangan sekali-kali bermain di dekat batu karang itu. Percayalah, aku sudah mencoba. Hasilnya, hampir seluruh tubuhku lecet terkena karang saat ombak menghantam.

Pantai Sundak
Karena sudah relatif terkenal, maka wajar saja bila pantai ini cukup ramai dipadati pengunjung. Di pantai Sundak, aku dan teman-teman hanya menumpang makan di warung yang memang lumayan banyak jumlahnya. Di pantai ini pula aku mengobati lukaku, karena di sini telah terdapat tenda P3K yang belum dijumpai di Pantai Indrayanti. Meski pelayanannya pas-pasan, obat juga tidak meyakinkan, tapi lumayanlah daripada lukaku tidak diobati sama sekali.

Pantai Ngandong
Pantai ini terletak persis di sebelah Pantai Sundak, pengunjung tinggal berjalan melewati bukit untuk mencapai pantai yang berbentuk seperti teluk kecil ini. Ombak di pantai Ngandong relatif kecil dan tenang. Ombak-ombak itu datang dari segala arah, saling bertubrukan dengan anggunnya.

Pantai Drini
Pantai Drini merupakan persinggahan terakhirku dan teman-teman. Tak jauh dari pantai ini terdapat pulau kecil berbukit. Pengunjung dapat berjalan kaki untuk menyeberang sampai pulau tersebut. Saat menyeberang, air laut kira-kira hanya setinggi lutut orang dewasa.
Untuk bisa menaiki bukit, pengunjung dikenai tarif sebesar Rp 1.000 saja. Pemandangan di atas bukit amat indah, namun kami memutuskan untuk turun sebelum matahari terbenam karena tempat itu pasti akan amat gelap di malam hari.
Akhirnya kami menyaksikan sunset dari tepi pantai. Pantai Drini indah dan sepi, penutup sempurna untuk wisata kami.

Wednesday, September 16, 2009

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Film ini dibuka dengan adegan heroik George Kirk, kapten pesawat luar angkasa yang rela mengorbankan nyawa untuk menyelamatkan 800 penumpangnya. Pada malam sang kapten meninggal, istrinya melahirkan seorang bayi lelaki yang kemudian diberi nama James Kirk.

Star Trek berkisah tentang usaha James Kirk untuk menjadi kapten pesawat seperti ayahnya. Kirk memutuskan untuk bergabung dalam akademi Starfleet. Dalam perjalanannya menjadi kapten, ia bertemu dengan pesaing bernama Spock. Keduanya kemudian mendapat ujian nyata saat bangsa Romulan datang dari masa depan untuk membalas dendam .

Secara keseluruhan, film yang disutradarai J. J. Abrams ini cukup menarik untuk ditonton. Perpindahan gambar terkadang terlalu cepat, namun jalan ceritanya cukup mudah dipahami dibanding film berjenis sci-fi/fantasy lainnya.