Tuesday, November 16, 2010

Setelah cukup lama tidak konsultasi, kemarin (15/11) aku kembali menemui dosen pembimbingku dengan membawa hasil garapan bab 2 hingga bab 5.

Sang dosen mencacat skripsiku habis-habisan. Menurut beliau analisisku dangkal, tidak memberikan temuan baru, pemberian nama subjudul juga masih kurang catchy. Lebih lanjut, beliau mengatakan aku belum siap maju sidang skripsi. Padahal pengumpulan skripsi untuk wisuda periode Februari sudah semakin dekat, sekitar tanggal 20-an November. Melihat banyaknya revisi yang harus kukerjakan dan semakin mepetnya waktu pengumpulan, sungguh aku tidak tahu kenapa aku masih sempat curhat di sini.

Wednesday, November 3, 2010

My Rating:★★★
Genre: Drama

Eat Pray Love berkisah tentang Liz Gilbert (Julia Roberts), seorang wanita Amerika modern yang telah memperoleh semua hal yang ia inginkan. Namun bukannya bahagia, Liz justru merasa sedih dan bimbang dalam menghadapi kehidupan. Ia sampai bercerai dengan suaminya karena hal ini. Setelah bercerai, Liz kemudian berusaha memulihkan dirinya dengan berlibur ke tiga tempat impiannya.

Tempat pertama yang ia kunjungi adalah Italia. Di sini ia belajar seni menikmati hidup dan tak lupa juga menikmati kelezatan makanannya. Tempat kedua yang ia datangi adalah India. Di negara ini ia belajar meditasi dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Tempat terakhir yang dikunjungi Liz adalah Bali, Indonesia. Di sini ia belajar menyeimbangkan kesenangan duniawi dengan ketenangan batin. Di tempat ini pula Liz jatuh cinta lagi dengan seorang pria.

Pada film yang diangkat dari novel ini, penonton bisa melihat Julia Roberts beradu akting dengan Christine Hakim, aktris papan atas Indonesia. Namun selain hal tersebut, tidak ada hal menarik lain dalam film ini. Film ini kurang ‘menggigit’ dan tergolong agak berat untuk kategori film drama. Tapi paling tidak, Eat Pray Love sudah membantu Indonesia dalam memromosikan Bali. :)