Thursday, June 7, 2012

Di Gogirl! edisi Juni 2012, temenku Rissa nulis artikel berjudul “How To Be Secure In A Relationship.I like the article, she wrote it nicely. Dari situ aku jadi pingin juga bahas masalah relationship insecurity, tapi lebih fokus pada insecurity in long distance relationship. Ehem. 

Menurut Dictionary.com, insecure itu kata sifat yang punya beberapa arti:
  1. Subject to fears, doubts, etc; not self-confident or assured,
  2. Not confident or certain; uneasy; anxious,
  3. Not secure; exposed or liable to risk, loss, or danger,
  4. Not firmly or reliably placed or fastened.
Intinya: perasaan takut, ragu, nggak aman, nggak PD. Nah, kalo dalam relationship, perasaan insecure ditandai dengan sikap jealous berlebihan, nggak percaya sama pasangan, takut diputusin. Pernah ngerasa kayak gitu?

Di artikel “How To Be Secure In A Relationship”, Rissa nulis tiga penyebab insecurity, yaitu kurangnya rasa percaya diri, pengalaman di masa lalu, dan sifat perfeksionis. But you forgot one important cause, dear Rissa. Rasa insecure nggak selamanya berasal dari diri sendiri. Even the most confident person bisa ngerasa insecure, sebabnya ya karena keadaan. Yap, maksudku di sini adalah keadaan di mana dua orang yang sedang berpacaran harus terpisah jarak ratusan kilometer dan nggak bisa sering-sering ketemu, alias LDR. Damn you, distance!

Kalo pacaran satu kota aja ngerasa insecure, ya jangan coba-coba buat LDR-an. LDR nggak cocok buat mereka yang insecure dan curigaan mulu sama pasangan. Bayangin aja, kita harus tahan lama nggak ketemu, plus kita juga nggak tau dia di sana SEBENERNYA lagi apa, kita nggak tau dia boongin kita apa enggak, tambah gawat lagi pas kita tau ada cewek yang tiap hari ketemu dan deket sama dia... Eaaa! Jeger!

Perasaan insecure dalam sebuah hubungan long distance itu wajar banget kok terjadi, kalo menurutku lho ya. Dan... the one and only way to overcome it adalah dengan terus membangun ikatan dengan pasangan. When we’re feeling close to him, harusnya sih kita jadi lebih percaya dan nggak jealous-an. Caranya membangun ikatan, ya dengan rutin komunikasi.

Nah, rutin komunikasi ini susah-susah gampang. Kalo lagi lancar ya tiap hari telponan, SMS-an, BBM-an, skype-an, YM-an, line-an, whatsapp-an, atau whatever-lah, you name it. Tapi kalo pas kita atau dia lagi sibuk, bisa-bisa seharian nggak saling contact. Makin susah lagi kalo kebetulan pacar kita itu orangnya cuek. Kita diemin sehari, seminggu, sampe setahun juga mungkin dia nggak sadar. Ealah. Yang pacaran kan dua orang, ya harusnya dua-duanya berusaha membangun ikatan dong. If only one person is consistently making effort to keep contact, then there is no balance.

Ya iyalah, problem itu bro!
Trus, kalo ada masalah, ngerasa jealous misalnya, ya diomongin. Biasanya cewek nih yang hobi mendem perasaan. Pernah waktu itu, ada temen yang curhat, dia bete karena pacarnya barusan di-tag di sebuah foto. Di foto itu, sang pacar lagi pose berdua aja sama mantannya. Temenku marah, nggak mau dihubungin pacarnya, dan bilang sama aku, “ya harusnya dia ngerti dooong! Harusnya dia jaga perasaanku! Harusnya dia ­untag foto itu!” Ya ampun, ya gimana dia bisa ngerti, gimana dia bisa tau apa mau kita kalo kita nggak ngomooong?!

Iyaaa!!
Permasalahan ini sering terjadi juga di relationship biasa sih, nggak cuma di LDR. Tapi emang jadi lebih fatal kalo terjadi di LDR. Kalo kita jealous, ya bilang aja terus terang, kita jealous sama siapa, karena apa, trus kita maunya apa. Kalo jealous-nya cuma dipendem, yang ada kita jadi makin insecure.

Well, let’s say kita udah berusaha building connection, selalu mengutarakan apa yang kita pikirin, tapi ternyata tetep aja kita ngerasa insecure. Hmm... mungkin kita emang nggak bisa ngejalanin LDR, atau mungkin selama ini we’re in a relationship with a kind of guy who only makes us feel more and more insecure. Coba pikirin ulang tentang hubungan kalian. Insecurity really is destructive. Bikin kita kepikiran, curigaan, jealous-an, and less self-respect. Mau sampe kapan kayak gini terus?

I can be tough, I can be strong,
But with you, it's not like that at all...

Damn, damn, damn, what I'd do to have you here, here, here,
I wish you were here...
Damn, damn, damn, what I'd do to have you near, near, near,
I wish you were here...

(Wish You Were Here, Avril Lavigne)


Categories:

0 comments:

Post a Comment