Monday, September 30, 2013

Rating:★★★★
Category:Music
Genre:Piano, Pop
Artist:Frau

Aku udah suka Frau sejak album pertamanya, Starlit Carousel, yang rilis 2010 lalu. And this album makes me love her even more.

Ada 8 track di album kedua penyanyi bernama asli Leilani Hermiasih ini. And the good news is, album berjudul Happy Coda yang baru rilis 19 Agustus kemarin ini bisa kita download di web Yes No Wave, for free! Dari situ juga kita bisa download tulisan pengantar dari Frau yang menceritakan makna di balik judul album Happy Coda. Coda berasal dari Bahasa Italia yang berarti ekor. Di musik, coda mengantar suatu komposisi menuju bagian akhir. Album Happy Coda sendiri berisi cuplikan kisah bahagia sederhana orang-orang yang ditemui dan diimajinasikan Frau. Kenapa Coda, ya karena ceritanya bukan tentang ending.

Begitu nge-play albumnya, kita bakal disambut dengan Something More yang temponya agak cepat. Di lagu kedua, ada Water yang berhasil bikin aku, dan pasti banyak pendengarnya, langsung melting. This is the most beautiful song I've ever heard! Mungkin begini ini kali ya musik yang diputer di surga, haha mulai lebay. Tapi beneran deh, alunan piano di lagu ini berpadu sangat indah sama suara lembut Frau. Bikin hati langsung adem. Selanjutnya, ada Empat Satu yang, mungkin bisa dilihat dari judulnya, bercerita tentang sekelompok orang yang lagi main kartu. Musiknya playful dengan tempo cepat.

Di track keempat, kita bisa denger Tarian Sari yang dijadikan single andalan di album ini. Aku denger lagu ini pertama kali pas konser Frau di LIP tahun 2011. Tapi pas denger lagi Tarian Sari di radio baru-baru ini, aku langsung inget kalo udah pernah denger lagu ini sebelumnya. Soalnya melodi pianonya emang khas banget, kayak gending Jawa, sesuai sama lirik lagunya tentang penari yang sudah tua. Berikutnya, Frau kembali memainkan melodi playful bertempo sedang di lagu Mr. Wolf.

Setelah itu ada Arah yang temponya cukup pelan dengan suasana syahdu. Di track tujuh ada Suspens yang mengisahkan kekhawatiran orang tua karena anaknya jadi murung dan cepet marah, tapi untungnya besoknya udah normal lagi. Ternyata kemarin dia cuma lagi salah sangka aja sama temennya, hihihi. Lagu Whispers menutup album ini dengan indah, baik musik maupun liriknya. Tentang seorang lelaki yang berusaha hidup jujur, walopun kantornya mungkin ngebosenin banget buat kita. "Something’s better when you think it is."

Kedelapan lagu itu cukup banget bikin aku jatuh hati sama album Happy Coda. Tiap lagu punya daya tarik masing-masing, permainan pianonya sama sekali nggak monoton. Oh ya, Frau juga merilis albumnya dalam bentuk buku partitur lho. Tebalnya 73 halaman, hard cover dan color, harganya Rp 90 ribu.

Belum lama ini, Frau berangkat ke Irlandia Utara buat ngelanjutin studi. Semoga di sana tetep bermusik dan begitu balik ke Indonesia langsung rilis album baru lagi ya, hihihi. =)