Sunday, July 27, 2014

Dear friends,

Terhitung sejak Rabu (16/7), tulisan-tulisan saya pindah alamat ke starinsani.com.

It would be my pleasure if you would visit my new website. Thanks. :)

Cheers,
Starin


Friday, July 4, 2014

My Rating:★★★
Genre: Fiction
Author:Rachmania Arunita

Ngerasa familier sama judul novelnya? Iya, ini emang sequel dari novel bestseller Eiffel I'm in Love, yang dicetak ulang sama penerbit Bentang Belia.

Buat yang belum baca, novel ini menceritakan kelanjutan kisah cinta Tita dan Adit. Setelah ngelamar Tita di Paris, ternyata sikap Adit tetap aja cuek dan angkuh, nggak seperti bayangan Tita. Singkat cerita, Tita yang ngambek pun memutuskan buat jalan-jalan sendirian di Paris, dan akhirnya malah tersesat!

Dari segi jalan cerita, novel ini cukup menarik, ada sedikit kejutan juga mendekati bagian akhir. Karakter Tita yang manja dan nyebelin juga lumayan kuat, walaupun kadang bikin pembaca jadi gemes sendiri, hihihi. Pada bagian Tita tersesat, novel ini banyak menampilkan percakapan menggunakan Bahasa Perancis dan Inggris, bisa sekalian buat belajar bahasa asing, hehe.

Tapi emang, harus diakui ceritanya klise abis. Kisah yang dialami Tita terlalu perfect dan romantis. Tapi buat penggemar genre teenlit, pasti puas deh baca novel setebal 261 halaman ini! Happy reading!


Tuesday, June 24, 2014

Alhamdulillah, setelah persiapan sekitar enam bulan, akhirnya acara resepsi pernikahanku berhasil terlaksana dengan lancar, Minggu (8/6) kemarin.

Overall aku lumayan puas sama vendor-vendor yang aku pake, Papa-Mama juga seneng sama kinerja mereka. Buat yang lagi nyiapin resepsi pernikahan, di sini aku mau cerita tentang tempat dan vendor-vendor yang aku gunain, semoga bisa membantu buat jadi bahan pertimbangan. ;)

Tempat
Setelah survei ke beberapa tempat, akhirnya aku pilih Luxor Garden Pyramid Cafe, Jl. Parangtritis, Yogyakarta, buat jadi venue resepsiku. Soalnya aku emang pengin venue yang outdoor. Pertimbangan lain, Luxor Garden cukup luas buat menampung tamu 700 undangan, parkirnya lega, dan kebetulan pemiliknya adalah temen papa-mamaku, jadi dapet diskon dikit kalo nyewa tempat itu. :p
Untuk tempatnya sendiri sebenernya oke banget. Tapi karena jam resepsiku sore, jadi ya sempet agak panas waktu awal-awal resepsi. Satu catatan lagi, Luxor Garden bener-bener 'kosongan', nggak menyediakan fasilitas apa-apa. Jadi untuk kursi, sound system, tenda, dll harus sewa sendiri di tempat lain.

Luxor Garden

Undangan
Aku bener-bener puasss sama wedding invitation-ku. Kebetulan suamiku punya bisnis undangan pernikahan, jadi buat undangan kami, aku bisa bebas request pengin ini-itu. :p Buat yang lagi cari undangan nikah, buka aja instagram @undanganpernikahankita atau klik webnya undanganpernikahankita.com. Desain-desainnya anak muda banget, modern, harganya juga terjangkau, hehe.

Summer wedding invitation

Dekorasi
Untuk dekorasinya aku percayain ke Kebon Hijau. Soalnya pas lihat contoh-contoh dekornya di internet, ada beberapa yang konsepnya sesuai sama keinginanku: modern-simpel-ceria. Harga awalnya juga masih bersahabat, walaupun setelah disesuaikan dengan venue Luxor Garden yang luas banget, harganya jadi nambah biar dekornya nggak sepi.
Selain pake dekor dari Kebon Hijau, aku sama suami juga bikin sendiri beberapa printilan dekor, kayak bendera-bendera segitiga, papan tulis, quote, sama pop-up frame.

Chalkboard lettering
Welcome gate
Pergola
Quote
Pelaminan
Photo corner
Pop-up frame

Gaun & Rias
Setelah muter-muter Jogja cari gaun dan nggak nemu-nemu, akhirnya aku sewa perdana dress di Sanggar Rias Ary. Jadi aku minta dibikinin dress sesuai keinginanku, tapi habis itu dress-nya dibalikin. Harganya jadi sedikit lebih mahal dibanding sewa gaun yang udah ada, sih, tapi masih lebih murah dibanding bikin dress baru (bukan sewa perdana). Karena gaunnya aku sendiri yang nge-request, jadi aku lumayan puas sama hasilnya.
Untuk riasnya, aku juga pake sanggar ini buat akad dan resepsi. Hasil akhirnya emang memuaskan, tapi pada proses riasnya aku agak rewel. Kalo ada riasan atau tata rambut yang nggak sesuai maksudku, aku langsung bilang.

Gaun dan riasan Sanggar Ary

Wedding Organizer
Aku pake WO yang digunain kakakku di resepsinya dulu, Nakarina. Tadinya sih aku nggak pengin pake Nakarina, soalnya pas di nikahan kakakku mereka terlalu ngatur-ngatur, padahal kan aku penginnya nikahanku santai. Tapi berhubung Mama udah kenal sama orang-orangnya, dan mereka bisa meyakinkan kalo nggak akan terlalu ngatur, akhirnya aku pake Nakarina.
Pas hari H-nya, seluruh rangkaian acaranya emang tertata rapi, sih. Mereka juga sigap menerima 'titah' dari aku, hehe. Cuma emang, ada beberapa hal yang bikin ada sedikit kecewa. Misalnya aja masalah MC, aku udah pesen berkali-kali kalo pengin MC yang muda dan nggak terlalu formal. Tapi ternyata, jeng jeng... pas pembukaan resepsi, aku langsung denger gaya bicaranya si MC old school abis. Untunglah setelah kusuruh ngomongnya santai aja, MC-nya langsung mengubah gaya bicaranya, dikit. :|

Katering
Untuk masalah katering, sejak gedung belum di-booking, Mama udah langsung pesen katering Karunia. Harganya emang sedikit mahal, tapi udah terkenal enak. Dan ternyata bener, menurut pengakuan sejumlah tamu, makanan di resepsiku kemarin enak-enak. Yeay!

Band
Aku pake band-nya Chasan, temennya temenku. Konsepnya akustik, tarifnya murah meriah, mainnya bagus. Recommended!

Dokumentasi
Yang ini aku pake jasa temennya suamiku, namanya Fotokita. Sampai saat ini sih aku baru dapet foto-foto 'mentah' yang belum diedit, jadi belum lihat hasil foto+video yang udah diedit. Tapi pas hari resepsinya sih mereka kelihatan cukup profesional, kok.

Nah, itu tadi vendor-vendor yang aku pake di resepsiku. Kalo pengin tanya-tanya lebih jauh, feel free to contact me, ya. ;)

P.S.: Thanks buat Nadia & Pipit yang udah motretin beberapa printilan dekor di saat aku nggak bisa motret. x) 

Sunday, May 18, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Kepribadian
Author:Jacob & Momo

Halo! Aku mau nge-review buku editanku lagi, ya!

Dari judulnya mungkin udah ketebak, buku ini berisi ide-ide bego yang bisa diterapkan para pelajar. Misalnya aja ide buat bikin seragam sekolah jadi anti-mainstream, ide biar kuat melek pas begadang, sampai ide biar nggak usah ikut upacara, hihihi. Tapi, yah, namanya juga ide bego, jadi sebaiknya emang jangan dilakuin... kecuali pas lagi kepepet, hahaha.

Apa? Minta contoh? Oke, misalnya aja di bab Teknik Klasik Mengatasi Masalah PR Ketinggalan. Ada tiga cara yang diberikan buku ini untuk mengatasi masalah itu, yakni: 1. 'Mengakuisisi' buku PR milik teman, 2. Sok jadi siswa yang sibuk dengan kegiatan ekstra, atau 3. Pura-pura amnesia. *krik

Selain ide-idenya yang jayus kocak, buku setebal 188 halaman ini juga dilengkapi layout yang menarik! Ilustrasi bertebaran di mana-mana, bikin kita nggak bosen bacanya. Font-nya menggunakan dua warna, hitam dan oranye, yang bikin tulisan jadi terlihat lebih menarik.

Buat para pelajar di mana pun kalian berada, nggak ada ruginya baca buku ini di waktu senggang! Kalau udah kuliah, gimana dong? Tenang, bentar lagi bakal terbit juga The Bego Ideas for College Students, hehe. Ditunggu aja! :D

Friday, May 16, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Action, adventure, sci-fi

Film tentang monster raksasa dari Jepang ini udah beberapa kali dibuat. Ada yang dapat tanggapan bagus dari publik, ada juga yang jelek. Gimana dengan film Godzilla garapan sutradara Gareth Edwards yang sekarang lagi tayang?

Pada tahun 1999, dikisahkan ilmuwan Ichiro Serizawa (Ken Watanabe) dan Vivienne Graham (Sally Hawkins) menemukan sebuah kerangka raksasa di Filipina. Pada kerangka itu, mereka melihat ada dua kepompong misterius yang melekat. Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi gempa aneh di Jepang yang merenggut nyawa Sandra Brody (Juliette Binoche).

Lima belas tahun kemudian, Joe Brody (Bryan Cranston) masih belum putus asa menyelidiki gempa aneh yang udah menewaskan istrinya. Sementara itu anaknya, Ford Brody (Aaron Taylor-Johnson), sekarang udah jadi penjinak bom. Suatu ketika, Joe mengajak Ford kembali ke kawasan rumah mereka yang dulu, yang sekarang udah dinyatakan pemerintah sebagai kawasan terlarang. Ternyata, mereka malah menjadi saksi lahirnya monster bernama MUTO. Dan ternyata MUTO ini nggak sendirian, kepompong MUTO yang kedua juga udah menetas di tempat lain. Godzilla pun terbangun untuk bertarung melawan kedua MUTO itu.

Secara keseluruhan, walaupun lumayan banyak adegan dramanya, tapi film ini tetap sukses bikin penonton tegang hampir sepanjang film. Apalagi pas adegan battle antara Godzilla melawan MUTO, rasanya sedih pas Godzillanya keserang. Di film ini Godzilla emang ditempatkan sebagai jagoan, bukan sebagai monster penghancur kota. Makanya rasanya jadi pengin tepuk tangan waktu dia berhasil ngalahin MUTO, hehehe. Nilai plus lain, film ini keren banget secara visual, kehancuran kota dan Godzillanya terlihat nyata.

One word to sum up this movie: epic!


Monday, May 12, 2014

Beberapa bulan lalu, aku nggak sengaja nemu buku berjudul Amazing You di rak bukunya mamaku. Pas aku baca, isinya nggak beda jauh dari buku-buku pengembangan diri kebanyakan. Nggak ada yang terlalu istimewa, sampe aku baca satu bab yang judulnya: Seberapa Pantas Doa Anda Dikabulkan?

Pada bab itu, sang penulis Dr. Andhyka P. Sedyawan mengawali penjelasannya dengan ngasih pengandaian. Kalo kita punya dua anak, yang satu udah kuliah dan yang satunya lagi masih TK, terus dua-duanya minta uang Rp 2 juta, apa kita akan mengabulkannya? Mungkin permohonan anak pertama akan kita kabulkan karena kebutuhannya emang banyak. Tapi permohonan si anak kedua yang masih TK? Walaupun uang kita sebanyak uangnya Paman Gober, mungkin kita akan tetep mikir-mikir. Anak TK belum pantas diserahi uang Rp 2 juta, gimana kalau nanti dia malah jadi diincer penjahat?

Nah, begitu juga ketika kita berdoa tapi nggak kunjung dikabulkan oleh Tuhan. Mungkin kita belum pantas menerimanya, karena selama ini kita belum bisa bertanggung jawab atas semua pemberianNya. Emang gimana caranya bertanggung jawab? Ya dengan bersyukur dan memanfaatkan pemberianNya dengan baik.

Misal kita pengin punya rumah sendiri, coba inget-inget, selama ini apa kita udah bersyukur bisa tinggal dengan nyaman meski di rumah orangtua? Selama ini apa kita udah ikut merawat dan membersihkan rumah orangtua?

Misal kita pengin punya uang banyak, selama ini apa kita udah bersyukur masih punya uang untuk makan? Selama ini apa kita udah banyak bersedekah?

Ya aku nggak tahu sih, apakah Tuhan benar-benar mengabulkan doa umatNya dengan cara kayak gitu atau enggak. Tapi yang jelas, penjelasan si penulis lumayan ‘menampar’ aku yang selama ini kurang bersyukur dan bertanggung jawab atas pemberianNya. Lagipula di Al-Quran juga ada suratnya yang memerintahkan kita untuk bersyukur. 

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur). –QS. Ad Dhuha [93]:11

Jadi nggak pernah ada salahnya untuk bersyukur. Kalau doa kita dikabulkan, ya itu bonus. Kalau nggak kunjung dikabulkan, ya inget aja bahwa Tuhan selalu punya rencana yang lebih baik daripada rencana kita. ;)

Tuesday, May 6, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Action, adventure, fantasy

The Amazing Spider-Man udah terbukti sukses dalam me-reboot film Spider-Man. Apakah film sequel-nya ini juga bakal sama berhasilnya?

Terlihat dari judulnya, The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro mengisahkan tentang terciptanya monster bernama Electro (Jamie Foxx) secara nggak sengaja. Electro ini awalnya pemuja Spider-Man/Peter Parker (Andrew Garfield), tapi akhirnya justru berbalik ingin mengalahkan superhero itu. Dalam pertempuran mereka, Electro dibantu Harry Osborn (Dane DeHaan) yang merupakan teman masa kecil Peter.

Selain menceritakan pertempuran antara Spider-Man dan kedua musuhnya, film ini juga mengungkapkan teka-teki di balik menghilangnya orangtua Peter. Kisah cintanya yang putus-nyambung dengan Gwen Stacy (Emma Stone) juga nggak ketinggalan ditampilkan.

Kalo menurutku, adegan action di film garapan Marc Webb ini kurang oke, kurang bikin tegang penonton. But thanks to the real-life couple Andrew Garfield and Emma Stone, adegan mereka berdua tampak sangat alami, bikin film jadi menarik. Penulis naskahnya juga patut diacungi jempol, karena ada banyak kalimat inspiring, lucu, dan romantis sepanjang film. Scoring filmnya juga menurutku lumayan pas.

Secara keseluruhan, tampaknya film berdurasi 142 menit ini lebih mengedepankan unsur romance antara Peter dan Gwen. Tapi menurutku sih tetap menarik, bahkan lebih menarik dibanding The Amazing Spider-Man. Di minggu pertamanya tayang, The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro langsung mampu memuncaki box office dengan memperoleh sekitar $US 92 juta. Kayaknya laris, nih!

Friday, April 25, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Fiction
Author:Rachmania Arunita

Masih inget novel bestseller Eiffel I’m in Love? Nah, novel ini dibuat oleh penulis yang sama! 

Terlihat dari judulnya, novel Koma berkisah tentang kehidupan Jani selama koma karena kecelakaan. Di kehidupan koma, Jani bertemu dengan jiwa bernama Leo yang juga sedang koma. Jani belajar banyak makna hidup dari Leo, sampai tanpa sadar ia mulai menyukai lelaki itu. Jani pun mulai bingung dengan perasaannya karena ia sudah mempunyai pacar di dunia nyata. 

Overall, sebenarnya novel ini menarik, tema yang diangkat juga unik. Tapi kalo menurutku, bagian awal sampai tengah kok agak membosankan, ya. Mungkin karena berisi terlalu banyak percakapan antara Jani dan Leo yang berbelit-belit. Babnya juga panjang-panjang, jadi agak capek bacanya. Tapi mulai pertengahan, ceritanya cukup bikin penasaran! Novel ini juga memberikan banyak pesan yang mengena di hati, bikin kita jadi lebih bijak dalam menjalani hidup.

Buat yang bosen sama novel teenlit kebanyakan, buku setebal 295 halaman ini bisa jadi alternatif bacaan!

Tuesday, April 22, 2014

Ada beberapa lagu yang tiap kita denger, kita jadi berharap dalam hati, ‘pasti sweet banget kalo si pacar/gebetan nyanyiin lagu ini buat kita, ouuuchh...’ 

Nah, lima lagu berikut selalu sukses bikin aku melting. Dan karena rasanya nggak mungkin pacarku nyanyiin itu buat aku, yah, aku mengubah harapanku, semoga lagu-lagu ini nantinya dimainin pas wedding-ku. :”> Lagu-lagu di bawah ini emang kebanyakan konsepnya akustik dan penyanyinya cowok. Nggak tau kenapa, tapi menurutku dua hal itu bikin keromantisan lagu meningkat dua ratus persen. 

Here are five songs that never fail to melt my heart! 

1. Marry Me – Train

“Forever can never be long enough for me, to feel like I've had long enough with you...”

Lagu milik band Amerika ini udah dirilis sejak tiga tahun lalu, tapi tetep aja aku selalu merinding tiap dengernya. Liriknya manis, melodinya enak, iringan gitar dan pianonya menempati porsi yang pas. Cocok banget buat backsound ngelamar anak orang, hihihi. Simply beautiful! 

“Marry me, today and every day...” 



2. Ever Enough (Acoustic) – A Rocket To The Moon 

“No I’m never gonna leave you darling, no I’m never gonna go regardless, everything inside of me is living in your heartbeat...”

Lagu ini emang ada versi full band-nya sih, tapi menurutku versi akustiknya jauh lebih syahdu. Suara merdu Nick Santino yang diiringi petikan gitar yang lembut, plus lirik yang menggambarkan ketulusan seorang lelaki, bikin lagu ini terdengar sangat sweet. Love it!
 
“I will always be yours forever and more, through the push and the pull...” 



3. How Long Will I Love You? – Jon Boden, Sam Sweeney, & Ben Coleman 

“How long will I love you, as long as stars are above you, and longer if I can...”

Mungkin orang-orang tahunya ini lagu milik Ellie Goulding. Tapi sebenernya penyanyi Inggris ini cuma nge-cover aja. How Long Will I Love You adalah lagu milik rock band asal Skotlandia, The Waterboys, yang dirilis tahun 1990. Selain Ellie Goulding, lagu ini juga dibawain ulang sama Jon Boden, Sam Sweeney, dan Ben Coleman untuk mengisi soundtrack film “About Time”. Nah, menurutku versi Jon Boden cs ini jauh lebih romantis ketimbang versi Ellie Goulding. Suara alat musik gesek, gitar, dan mandolin emang bikin lagu jadi rame, tapi juga makin manis!

“How long will I want you, as long as you want me too, and longer by far...” 

4. 1, 2, 3, 4 – Plain White T’s

“I'm so glad I found you, I love being around you, you make it easy, it's as easy as 1-2-1-2-3-4...”

Kalo liat video klip lagu milik band asal Amerika ini, pasti bawaannya jadi senyam-senyum sendiri deh saking sweet-nya. Tapi nggak cuma video klipnya aja yang manis, lagu 1, 2, 3, 4 ini juga menyuguhkan musik yang asik plus lirik yang romantis. A perfect wedding song!

“There's only one thing, two do, three words, four you... I love you...” 




5. Teman Hidup – Tulus

“Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku, berdua kita hadapi dunia...”

Nggak adil dong kalo cuma masukin lagu Barat aja, lagu dari musisi Indonesia juga banyak yang romantis kok, salah satunya ya milik Tulus ini. Dengan tempo pelan dan lirik yang ‘dalem’, lagu Teman Hidup bener-bener bisa bikin hati jadi adem!

“Bila di depan nanti banyak cobaan untuk kisah cinta kita, jangan cepat menyerah, kau punya aku, kupunya kamu, selamanya akan begitu...” 

Well, that’s mine. What’s yours?

Tuesday, April 15, 2014

Huaaa, it's my birthday again! Time sure flies so fast! Damn!

Seperti biasa, setiap ulang tahun aku selalu membuat posting-an seputar target yang harus kucapai selama setahun ke depan dan evaluasi target tahun sebelumnya.

Di usia 25 kemarin, targetku ada tiga (bisa dibaca di sini): 1. Lamaran, 2. Ningkatin saldo tabungan, dan 3. Get a new job in my hometown. Target pertama, alhamdulillah sudah terlaksana pada tanggal 1 Desember kemarin. x) Untuk target keduanya, hmm... Saldo tabunganku sekarang lebih sedikit sih dibanding tahun lalu, tapi itu karena sebagian udah aku pake buat bayar DP vendor resepsi nikahku. Haha, alesan, ya. Okelah, aku anggep aja nggak tercapai. Dan yang ketiga, hmm... Aku akhirnya udah memutuskan buat jadi freelancer aja. Mungkin kesannya nggak bisa dijagain, penghasilan dari bekerja freelance. Tapi rejeki kan udah ada yang ngatur. So far, alhamdulillah aku selalu mendapat pemasukan tiap bulannya. Karena aku udah yakin sama pekerjaan ini, jadi aku anggep target ketigaku juga udah tercapai.

Nah, sekarang target untuk umur 26. Wait, wait, I'm 26, already?! *pingsan

Oke, oke. Nggak usah lebay, inget umur.

Di umur 26 ini, aku juga punya tiga target yang ingin kuraih. Yang pertama, pastinya get married. Ini target yang udah kubikin dari kapan tahun dan akhirnya sekarang udah hampir terlaksana. Semoga semuanya lancar dari proses persiapan sampai hari H, amiiin! Next, pengennya sih tahun depan udah bisa ngajuin KPR, tapi kok kayaknya kurang realistis, ya. Habis resepsi pasti saldo tabungan langsung nol. Jadi untuk umur 26 ini aku mau nabung dulu aja, minimal udah dapet separuh dari DP rumah. Dan yang terakhir, pengennya sih target seputar karier. Jadi akhirnya kuputuskan, tahun ini aku harus bisa publish my own book. Buku apa kek, gitu, pokoknya biar gaul dan keren. xD

Oke, cukup sekian dan terima sumbangan. Semoga tiga targetku itu bisa tercapai selama setahun ke depan, amiiin!

Image: keepcalm-o-matic.co.uk

Saturday, April 12, 2014

Hello!

It's my birthday today. I really thank God for giving me another year of life! x)
I also thank God for letting me spend this special day with my family and fiance.
It feels wonderful being surrounded by loved ones.

To all of my friends who remembered my birthday, thank you! You've made my day!

May the year ahead be filled with happiness, success, and good health. Amiiin! 


Love,
Starin

Thursday, April 3, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Action

Film sekuel dari The Raid (2012) ini udah ditunggu-tunggu nggak hanya oleh warga Indonesia, tapi juga moviegoers internasional. Sekeren apa filmnya? 

Diceritakan, nggak lama setelah penyerbuan yang ditampilkan dalam film pertama, Rama (Iko Uwais) ternyata belum bisa bernapas lega. Polisi muda ini harus menyamar sebagai seorang pelaku tindak kriminal untuk mengungkap praktik korupsi. Rama dikirim ke penjara buat mendekati Ucok (Arifin Putra), anak dari bos gangster bernama Bangun (Tio Pakusadewo).

Seperti film pertamanya, The Raid 2: Berandal juga menyajikan adegan laga dengan koreografi yang cantik. Tapi emang, harus diakui film ini jauh lebih sadis dibanding pendahulunya. Bahkan di bagian akhir film, ada adegan perkelahian antara Rama dengan The Assassin yang sadis banget, dalam waktu yang cukup lama pula. Sebenernya nggak masalah kalo adegan sadisnya cuma sebentar, walaupun sering. Tapi ketika kita disuguhi adegan sadis nonstop dalam waktu lama, rasanya kok capek juga ya nontonnya.

Dari segi cerita, film berdurasi 150 menit ini lebih kompleks dan menarik dibanding The Raid. Pengambilan gambarnya juga lebih indah. Meski ada keganjilan seperti adanya salju di Jakarta, tapi toh harus diakui hal itu sebenarnya bikin adegan jadi terlihat lebih dramatis.

Menurut sang sutradara Gareth Evans, film seri The Raid akan berbentuk trilogi, yang berarti masih akan ada satu film penutup. Can’t wait to watch the third movie!

Wednesday, March 26, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Science-fiction, action

‘Resep’ film ini sama dengan trilogi The Hunger Games: bergenre science-fiction-action, diangkat dari novel bestseller, dengan tokoh utama seorang remaja perempuan. Tapi apakah hasil akhirnya juga sekeren The Hunger Games?

Dikisahkan, di Chicago masa depan manusia akan dibagi-bagi ke dalam lima faksi berdasarkan kecenderungan kepribadiannya: Erudite, Amity, Candor, Dauntless, dan Abnegation. Para remaja yang udah cukup umur harus mengikuti tes untuk menentukan faksinya.

Saat melakukan tes, Tris (Shailene Woodley) mengetahui kalau ternyata dia Divergent, yaitu memiliki lebih dari satu kecenderungan kepribadian, sehingga nggak masuk ke dalam lima faksi yang ada. Kaum Divergent ini dianggap membahayakan kedamaian yang telah tercipta, sehingga harus dimusnahkan. Tris pun merahasiakan hasil tesnya dan memilih masuk faksi Dauntless.

Di faksi untuk para pemberani ini, ternyata segalanya nggak berjalan mudah bagi Tris. Para anggota baru harus melalui sejumlah proses yang menentukan mereka boleh bergabung atau mesti dikeluarkan dari faksi. Pada proses ini Tris banyak dibantu oleh instrukturnya, Four (Theo James).

Dengan kesamaan ‘formula’ yang dimiliki, sulit untuk nggak membanding-bandingkan film yang disutradarai Neil Burger ini dengan trilogi The Hunger Games. Dari segi karakter tokoh utama, ada sedikit perbedaan, Katniss Everdeen digambarkan tangguh sejak awal sedangkan Tris mulanya adalah sosok lemah namun memiliki jiwa petarung. Menurutku Shailene Woodley berhasil memerankan Tris dengan baik, meski nggak sebaik Jennifer Lawrence sebagai Katniss. ;)

Dari segi jalan cerita, Divergent terasa lebih cheesy. Beda dengan seri pertama The Hunger Games yang mampu membuat penonton tegang sepanjang film, Divergent nggak terlalu banyak menampilkan adegan action dan sadis. Mungkin karena di film ini tujuan si tokoh utama emang lebih untuk menyembunyikan jati diri, ya. Divergent justru terasa cukup menonjolkan hubungan romance antara Tris dan Four. Tapi untunglah, kisah cinta Tris dan Four ini beda dengan cerita cinta segitiganya Katniss yang mengingatkan kita sama Twilight. =p

Kesimpulannya? Tentu kembali pada diri masing-masing, lebih suka yang cheesy atau banyak action-nya. Tapi terlepas dari perbandingannya dengan The Hunger Games, Divergent cukup menarik untuk ditonton. Terbukti saat ini, di minggu pertamanya tayang, film yang juga akan berbentuk trilogi ini langsung menempati nomor satu box office dengan memperoleh sekitar $US 56 juta. Lumayanlah. x)

Wednesday, March 19, 2014

Penyakit satu ini emang rada nggak elit. Soalnya mitos yang berkembang, bintitan (timbilen atau hordeolum) disebabkan karena penderitanya habis ngintip orang. Ada juga yang bilang sebabnya karena dikencingin kecoak. Eiyuh bingit kaaan? Makanya malu banget pas kemarin aku terjangkit penyakit ini. 

Menurut beberapa sumber yang kubaca di internet, bintitan terjadi ketika muara kelenjar pada lapisan kelopak mata atas atau bawah meradang. Peradangan ini disebabkan karena muara kelenjar itu tersumbat kotoran seperti debu atau makeup. 

Nah, biasanya bintitan ini bisa sembuh sendiri. Makanya aku santai aja kayak di pantai waktu tiba-tiba si bintit ini nongol di kelopak atas mataku awal Februari lalu. Tapiii, sebulan telah berlalu, ternyata si bintit ini betah. Dia sempat sih mengecil beberapa hari, tapi kemudian membesar lagi. Karena udah mulai panik, akhirnya Sabtu (7/2) lalu aku memeriksakan mataku di Rumah Sakit Mata Dr. Yap.

Waktu itu dokternya nggak bilang banyak. Beliau cuma menekan bintitku terus nanya, “sakit, nggak?” Aku bilang “nggak”. Sang dokter bilang, kalo bintitnya masih sakit, berarti masih bisa diobati pake salep. Tapi berhubung bintitnya udah nggak sakit, berarti jalan satu-satunya buat menyembuhkan bintitanku ya hanya dengan operasi minor, alias dikoret biar nanahnya keluar.

Sore itu juga, aku langsung menjalani operasi bintit. Operasinya ternyata cuma sekitar 10 menit aja, tapi nungguinnya yang sampe 2 jam. :| Dan kalo menurutku sih sebenernya operasinya nggak sakit-sakit amat. Kalo dibandingin sama nyeri haid mah, sakit operasi bintit ini tergolong sakit level cupu. :p Tapi emang, horornya lebih ke secara psikologis. Ruang operasinya bikin seremmm.

Jadi pertama-tama, mata kita bakal ditetesi obat yang rasanya agak perih. Rambut kita kemudian ditutup pakai kain, baru deh siap masuk ke ruang operasi. Di dalam ruang operasi, kita dipersilakan tiduran di tempat tidur yang diterangi lampu menyilaukan. Lalu muka kita bakal ditutup pakai kain yang bolong di bagian mata yang akan dieksekusi. Karena takut, aku langsung minta ijin dokter buat menutup mata, hehe. Aku pun nggak liat apa yang dokter lakukan pada kelopak mataku. Yang jelas aku ngerasa kelopakku disuntik, ditarik-tarik, rada sakit sih.

Setelah operasi selesai, mataku ditutup pake kain kasa. Darah sempet netes walaupun mataku udah ditutup, bikin rada parno. Tiga jam setelah operasi, sesuai petunjuk dokter, kain kasa itu akhirnya dilepas, kemudian mataku harus dikompres dan diberi salep. Aku pikir, setelah itu simsalabim mataku langsung cantik lagi. Tapi ternyata enggak. T.T Kelopak mataku masih bengkak. Kata temenku yang dokter, emang begitu. Butuh waktu sekitar seminggu sampai kelopakku pulih seperti semula. Tapi ternyata sampai sekarang, udah hampir dua minggu, kelopakku masih rada bengkak. :’( Emang sih udah mendingan banget, tapi tetep aja belum oke buat dipakein eyeliner, haha.

Nggak dinyana, bintitan ternyata bisa semenderita ini, plus memakan banyak duit pula. Biaya operasinya sekitar Rp 600 ribu. Tuh makanya, jangan sepelekan bintitan! Selalu jaga kebersihan daerah seputar mata!

Monday, March 17, 2014

Udah keliatan dari judulnya, konser yang digelar kemarin Sabtu (15/5) ini emang khusus menampilkan grup musik yang berformat duo. Unik banget! 

Begitu sampai venue Berdua Concert di Langensuko Park, Jogja, konsep pikniknya langsung ngingetin aku sama JOYLAND Festival. Tapi kalo menurutku sih, taman yang ada di Jogjakarta Plaza Hotel ini lebih berhasil membangun suasana pikniknya. Kebunnya dipenuhi rerumputan dan pepohonan asri, plus ukurannya juga nggak terlalu luas. Dekornya juga lucu, ada tenda kemping dan bendera-bendera yang digantung. Sayang aku baru dateng habis maghrib, padahal acaranya sebenernya udah mulai dari jam 4 sore. Kalo dateng dari sore, pasti seru banget foto-foto di sana!

Pas aku dateng, Bottlesmoker lagi beraksi di atas panggung. Musik band asal Bandung ini asik sih, tapi nggak ngerti deh mereka main berapa lagu, judulnya apa, habisnya musik semua nggak ada liriknya. ;p Sambil menikmati lagu-lagu elektropop dari Bottlesmoker, aku jajan jagung bakar yang dijual murah meriah di venue. xD

Setelah Bottlesmoker, giliran Teman Sebangku yang tampil. Ini pertama kalinya aku denger musik duo akustik asal Bandung itu, dan ternyata langsung suka! Suara Sarita sang vokalis terdengar sangat merdu saat membawakan sekitar enam lagu pada malam itu, di antaranya Berhenti Sejenak dan Menari.

Next, saatnya bergoyang bareng Stars and Rabbit! Malam itu Elda dan Adi ditemani seorang additional keyboardist, rada curang nih karena mereka tampilnya nggak cuma berdua. =)) Seperti biasa duo folk asal Jogja ini tampil asik, mereka membawakan sekitar sembilan lagu termasuk Rabbit Run dan Worth It. 

Stars and Rabbit
Jam udah menunjukkan angka sembilan, waktunya penampil terakhir malam itu: Endah N Rhesa! Ini yang kelima kalinya aku nonton duo akustik asal Jakarta itu, tapi baru yang pertama sejak album ketiga mereka dirilis Mei tahun lalu. Jadi aku rada penasaran juga sama daftar lagu yang bakal mereka bawain. Dan ternyata, tiga lagu pembuka penampilan Endah N Rhesa malam itu diambil dari album ketiga mereka yang berjudul Escape, yaitu Someday, No Tears from My Eyes, dan Spacybilly. 

Endah N Rhesa
Selanjutnya, pasangan suami-istri ini membawakan salah satu lagu dari album wedding mereka, Perfect Afternoon, disusul dengan Uncle Jim yang diambil dari album pertama. Kedua lagu itu lumayan jarang mereka mainin di panggung, jadi seneng banget bisa liat versi live-nya. Endah N Rhesa kemudian lanjut menghibur earFriends yang nonton dengan memainkan single pertama dari album kedua mereka, Tuimbe. Saking semangatnya ngegenjereng kali ya, senar gitar Endah putus pas bawain lagu ini! Sambil masang sendiri senar yang baru, Endah N Rhesa mainin sebuah lagu jadul berjudul Don’t Worry, Be Happy. 

Romantic, as always!
Di lagu kedelapan, Endah N Rhesa menyanyikan sebuah lagu berbahasa Indonesia yang belum mereka rilis, judulnya Balada TKW. Lagu bertempo pelan ini dulu juga pernah mereka bawain pas manggung di Pekan Raya Jakarta tahun 2011. Wish You Were Here dan Liburan Indie kemudian menyusul dimainkan. Berikutnya, ada lagu yang udah melambungkan nama duo favoritku ini, When You Love Someone! Endah lalu berimprovisasi menyanyikan lagu yang isinya promosiin buat beli album mereka. :D Seperti yang sudah-sudah, mereka menutup penampilan dengan lagu nge-blues Baby It’s You.

Walaupun udah beberapa kali nonton aksi live Endah N Rhesa, tapi tetep aja aku nggak bosen-bosen. Penampilan mereka selalu menghibur, romantis, interaktif, nggak lupa juga diselingi pamer skill yang keren. TOP banget deh!

Selain Endah N Rhesa, menurutku performers lain pada malam itu juga nggak kalah dahsyat. Salut juga buat panitianya yang udah berhasil membuat semua penonton tetap duduk dan menikmati konser romantis ini dengan tenang. Best concert I’ve watched so far!

Konsep pikniknya asik

Tuesday, March 4, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Drama

Film ini cocok banget buat kamu yang ngerasa #ForeverAlone! =))

Cerita dalam film Her berpusat pada kehidupan seorang penulis bernama Theodore Twombly (Joaquin Phoenix). Theodore ini udah bertahun-tahun pisah rumah sama istrinya, Catherine (Rooney Mara), tapi dia keukeuh nggak mau menandatangani surat cerai.

Suatu ketika, Theodore membeli sebuah operating system (OS) semacam SIRI-nya Apple, tapi OS yang satu ini canggih banget dan berjenis kelamin perempuan. OS itu menamai dirinya sendiri Samantha (voice by Scarlett Johansson). Makin hari mereka makin deket, sampai akhirnya Theodore memutuskan buat dating sama OS-nya itu!

Tema yang diangkat emang unik banget ya, bikin jalan cerita film yang disutradarai Spike Jonze ini sulit ditebak. Kisah yang berlatar belakang tahun 2025 juga bikin film Her menampilkan banyak teknologi canggih yang bikin kita mupeng! Misalnya aja, manusia di film ini nggak butuh keyboard lagi untuk mengetik di komputer, tinggal ngomong aja. Waktu nge-game pun, kita bisa ngobrol sama karakter yang kita mainin!

Film berdurasi 126 menit ini lumayan menarik, walaupun kuakui aku sempet agak bosen di tengah-tengah. Tapi beneran deh, nggak rugi kok nonton film ini, apalagi kalo kamu senasib sama Theodore alias #ForeverAlone! =))

Monday, February 24, 2014

Booking gedung udah, pesen katering udah, tinggal ngurus surat nikahnya aja nih yang belom. Proses yang satu ini emang kesannya ribet dan ngebingungin, padahal ternyata cepet dan gampang kok. As easy as 1-2-3!

Sebelum mulai ngurus surat nikah, bulan lalu aku udah sempet ke KUA buat tanya-tanya gimana prosesnya. Nah, ternyata di dinding kantor KUA udah ditempel tahapan-tahapannya. Nih, udah aku fotoin:

1
2
Haha, keliatannya banyak banget yang harus diurus ya? Tenang, pada kenyataannya nggak seribet itu kok. Oke, yuk mulai prosesnya! 

1.  Minta surat pengantar nikah ke ketua RT 
Silakan dateng ke rumah ketua RT sambil bawa fotocopy-an KK. Nanti Pak RT bakal bikinin surat pengantar kayak gini:

Surat Pengantar
Cepet kok bikinnya, ditunggu juga bisa. Pas aku baca di internet, ada yang ngasih biaya administrasi ke Pak RT-nya. Tapi kalo aku kemarin sih gratis, hihihi. Terus ada juga yang bilang, Pak RT minta fotocopy-an KK-nya. Tapi kalo aku kemarin, fotocopy-an KK-nya dibalikin lagi. Cuma diliat bentar sama Pak RT buat ngisi surat pengantar nikah. 

2. Minta cap/tanda tangan ke ketua RW dan kepala dukuh 
Bawa surat pengantar nikah dari Pak RT tadi ke rumah Pak RW, minta dicap atau ditandatangani. Habis dapet cap atau tanda tangan Pak RW, bawa surat pengantar nikah itu ke rumah Pak Dukuh, minta cap atau tanda tangan juga dari beliau. Pas ke rumah Pak RW dan Pak Dukuh tadi, jangan lupa bawa fotocopy­-an KK kita ya, walaupun nanti juga cuma diliat bentar terus dibalikin lagi ke kita.
Nah, itu tadi tahapan yang benar, habis dari ketua RT, terus ke ketua RW, baru ke kepala dukuh. Tapi berhubung ketua RW-ku orangnya kurang enak, kemarin aku nekat dari Pak RT langsung ke kepala dukuh. Dan ternyata boleh-boleh aja kok. Tapi itu kepala dukuhku, nggak tau deh kalo kepala dukuhmu. :p 

3. Ke kantor Kelurahan minta surat N1, N2, N3, N4, dan pengantar untuk suntik 
Bawa surat pengantar nikah tadi ke kantor Kelurahan bagian kemasyarakatan. Menurut poster di KUA yang kufoto, bawa juga fotocopy KTP, akta kelahiran, ijazah terakhir, plus pas foto 2x3 sebanyak 5 lembar. Tapi ternyata semua itu nggak diminta kok di kelurahanku. Pak petugasnya malah minta data-data seputar calon pengantin pria, jadi sebaiknya bawa juga berkas penting (KTP, akta, dsb) milik pasangan kita ya.
Nanti pak petugas akan membuatkan kita surat N1, N2, N3, N4, dan pengantar untuk suntik. Ini bikinnya juga cepet, bisa ditunggu. Setelah semua surat tadi jadi, kita akan diminta membayar biaya administrasi Rp 30 ribu. 

3. Calon suami mengurus surat nikah di KUA kecamatannya 
Kalo calon suamiku sih ngurus surat nikahnya relatif lebih gampang, karena dia bayar Pak Dukuhnya buat ngurusin semuanya. Soalnya pengantin cowok emang nggak harus dateng langsung ke KUA kecamatannya, yang harus dateng langsung itu pas ngurus di KUA kecamatan calon istri. Jadi bayar aja Pak Dukuh seikhlasnya, minta beliau mendapatkan N1, N2, N3, N4, dan Surat Pengantar Nikah dari KUA kecamatan calon suami.

4. Mendaftar ke KUA kecamatan calon istri 
Bawa semua berkas calon istri dan calon suami yang udah diperoleh tadi (N1, N2, N3, N4, Surat Pengantar Nikah dari KUA calon suami) ke KUA calon istri. Bawa juga fotocopy KK, KTP, akta kelahiran, KTP ayah pengantin putri, plus pas foto 2x3 sebanyak 4 lembar dan pas foto 4x6 sebanyak 1 lembar. Inget, pas fotonya harus berlatar belakang biru ya.
Setelah mengumpul berkas, kita akan disuruh mengisi form yang isinya antara lain tanggal dan tempat akad nikah, nama pengantin, nama orang tua, nama kakek pengantin putri, sampai mas kawin. Form itu harus langsung diisi saat itu juga, sedangkan berkas-berkas yang masih belum lengkap boleh disusulkan lain waktu.
Oh iya, tadi kan kita dapet surat pengantar untuk suntik tuh. Itu nanti suntiknya menjelang nikah aja, surat keterangan udah suntiknya diserahkan ke KUA kira-kira 7 sampai 5 hari sebelum akad. Satu lagi, sebaiknya ayah pengantin putri ikut dateng ke KUA ya. Nggak tau deh buat apa, yang jelas kemarin aku disuruh dateng lagi lain waktu bareng papaku.

Nah, itu tadi kira-kira gambaran ngurus surat nikah ke KUA. Kalo mau ngurus, paling cepet sejak H-3 bulan aja ya. Soalnya kalo H-4 bulan kayak aku kemarin, orang KUA-nya malah kaget sendiri, hahaha. Good luck!

Wednesday, February 12, 2014

Crafty people must have known about this tool! I bought this hot glue gun last month and found it very useful.

The hot glue gun is very easy to use. First, load it with a glue stick. Then, insert the plug into an electrical outlet. Wait about 15 minutes, and the hot glue gun is ready to use! Just press the gun trigger and the hot glue will come out of the nozzle. 

The hot glue is a lot stronger than normal glue. It can be used in many surfaces, such as wood, plastics, foam, fabrics, paper, etc. But be careful, as its name implies, the hot glue is hot. Don’t worry, though, because it’s not that hot to burn your fingers.

In Jogja, you can get this hot glue gun for Rp 35.000 and the glue stick for only Rp 700 at Jolie. Fairly cheap but very useful!

The hot glue gun and the glue sticks

Wednesday, February 5, 2014

My Rating:★★★★
Genre: Biographical Story
Author:Sam @skripsit

Sesekali boleh dong ya aku nge-review buku yang kuedit, hehe. Nah, yang ini adalah buku editanku yang pertama terbit di tahun 2014! 

Udah keliatan dari judulnya, buku ini menceritakan tentang perjuangan Sam, si penulis, dari awal masuk kuliah hingga menyelesaikan skripsi. Nggak melulu mengisahkan kehidupan perkuliahan, Sam juga menuliskan cerita PDKT-nya ke seorang cewek.

Yang menarik, buku ini ditulis dengan gaya bahasa kocak, tapi Sam nggak lupa menyelipkan kalimat bijak yang ‘dalem’. Misalnya aja waktu Sam ngingetin, “IPK boleh tinggi asal tetap rendah hati, IPK nggak apa-apa rendah asal jangan menyerah.” Atau pas di bab terakhir, Sam menulis, “Skripsi itu memang susah. Tapi tanpa hal susah, kita nggak akan banyak berubah.

Tuh kan, memotivasi banget. Buat yang sedang atau akan berkutat dengan skripsi, this book is very recommended!

Wednesday, January 29, 2014

Halooo para bride-to-be di Jogja, lagi bingung cari gaun pengantin ya? Berikut ini beberapa tempat persewaan gaun pengantin sekaligus salon yang udah kusurvei beberapa minggu lalu. Semoga bisa membantu! 

Image: nydailynews.com
1. John Saleh Salon & Bridal 
Ini salah satu bridal ternama di Jogja, letaknya di Jalan Affandi. Waktu liat koleksi gaunnya, emang cantik-cantik sih. Tapi yah, namanya juga bridal, hampir semua gaunnya berwarna putih. Padahal aku carinya bukan yang warna putih, hehe. Pas aku ke sana, yang nganterin aku liat-liat gaun itu asistennya Mas John. Dia kurang tau harga pastinya tiap gaun berapa, tapi kisarannya sih sekitar Rp 6 juta per gaun, udah termasuk make up pengantin dan orangtua. Buat yang resepsi pernikahannya mau bergaya internasional, coba aja liat-liat gaun di sini, lumayan bagus kok.
Alamat: Jl. Affandi No. 27 CII, Yogyakarta
HP: 0816686647
Web: www.jsbridalsalon.com 

2. Christine Salon 
Sama kayak John Saleh Salon & Bridal, koleksi gaun Christine Salon juga mayoritas berwarna putih. Tapi harganya lebih terjangkau, yaitu Rp 5 juta per gaun, udah include rias pengantin dan orangtua, plus perawatan kecantikan buat calon pengantin cewek! Hehe, perawatan kecantikannya emang menggiurkan banget ya. Buat yang lagi cari gaun pengantin putih, silakan liat-liat dulu di sini, siapa tau ada gaun yang cocok.
Alamat: Jl. Gowongan Kidul No. 30, Yogyakarta
Telp.: (0274) 563817 

3. Sanggar Rias Ary 
Karena koleksi gaun bridal-bridal sebelumnya mayoritas berwarna putih, aku pun nyoba ke Sanggar Rias Ary yang fokusnya lebih ke pernikahan gaya tradisional. Pikirku, kan sekarang udah banyak tuh kebaya dress pengantin, jadi kalo pingin cari gaun berwarna non-putih, ada baiknya cek di sini. Dan ternyata bener, ada beberapa kebaya dress beraneka warna di Sanggar Rias Ary. Sayang warna dan modelnya kurang cocok. Tapi kemudian Mba Fitri, orang dari sanggar rias, bilang kalo kita bisa pesen gaun baru sesuai selera kita. Istilahnya sewa perdana. Kalo kita mau sewa gaun yang udah ada, tarifnya Rp 4,5 juta, udah termasuk rias pengantin dan orangtua. Tapi kalo sewa perdana, kita kena charge tambahan minimal Rp 1 juta, tergantung bagaimana bentuk gaun yang kita request. 
Alamat: Jl. Pakaryan No. 5, Panembahan, Yogyakarta
Telp.: (0274) 378319

Selain ketiga tempat di atas, masih ada banyak banget tempat persewaan gaun pengantin di Jogja. Jadi kalo belum nemu gaun yang sesuai, jangan nyerah ya! Happy gown hunting!

Monday, January 20, 2014

Jalan Cendrawasih sekarang emang nggak cuma jadi pusat distro aja, tapi juga jadi tempat berkumpulnya kafe lucu! Salah satu tempat yang wajib dicoba kalo lagi wisata kuliner ke daerah ini adalah Calzone Express.

Buat yang belum tau, calzone ini semacam pizza tapi dilipet, jadi bentuknya setengah lingkaran. Nah, sesuai namanya, menu utama yang disajikan Calzone Express ya calzone.

Waktu aku ke sana Senin (13/1) minggu lalu, resto ini lagi rame. Sebenernya nggak terlalu rame sih, tapi tempatnya rada sempit, jadi kesannya penuh. Untunglah aku masih dapet tempat duduk.

Sistem order makanannya rada self-service gitu. Jadi kita pesen dan bayar langsung di counter. Nanti kalo pesenan kita udah jadi, nama kita akan dipanggil, terus kita ambil sendiri makanan kita di counter tadi.

Minggu lalu aku memutuskan pesen Chicken Barbeque Calzone (Rp 17 ribu) dan Hot Lemon Tea (Rp 6 ribu) . Waktu pesen, kita bakal ditanyain, calzone-nya  mau dipanggang atau digoreng. Pas itu aku pilih dipanggang, tapi habis itu rada nyesel sih. Soalnya rasanya jadi sama aja kayak pizza, huhuhu, besok lagi kalo ke sana mau pesen yang digoreng!

Untuk penyajiannya sendiri, calzone dialasi dengan kertas cokelat dan diiris menjadi empat bagian. Kalo buat porsiku sih, ternyata segitu kebanyakan. Aku cuma sanggup ngabisin tiga slice aja. Rasanya sebenernya enak, isi ayamnya juga banyak. Tapi ya mungkin karena aku pesennya rasa chicken barbeque, dipanggang pula, jatuhnya jadi agak standar. Enak, tapi nggak istimewa.

Walau begitu, interiornya yang bernuansa kayu bikin betah berlama-lama nongkrong, harganya juga pas di kantong. Lumayanlah buat tempat ngumpul bareng temen-temen! 

Calzone Express
Jalan Cendrawasih No. 3, Yogyakarta
(0274) 8538815

Chicken Barbeque Calzone
Calzone Express

Thursday, January 16, 2014

Pernah ngalamin kejadian nyebelin, atau ketemu orang ngeselin, terus akhirnya kita jadi bete seharian? Atau pernah ngalamin kejadian yang bikin sedih, atau disakitin sama orang, yang bikin kita nangis semalaman?

Boleh kok. Namanya juga manusia, wajar aja ngerasain emosi kayak bete, sedih, atau marah. Tapi lewat tulisan ini aku pingin ngingetin, we decide our own happiness. Kita selalu bisa memilih untuk happy, seburuk apa pun kejadian yang kita alami. Tapi happy-nya juga harus disertai dengan tindakan solutif kalo emang diperlukan ya.

Misalnya nih, kita marah sama temen karena dia ngebocorin rahasia kita. Boleh aja marah bentar, tapi segera instrospeksi diri dan pikir solusinya. Apa waktu curhat tentang rahasia itu, kita udah ngelarang temen buat cerita-cerita? Kalo belom, ya udah untuk kali ini maafin temen kita, toh rahasia juga udah terlanjur nyebar, nggak bisa di-undo. Ke depannya, tiap kita curhat jangan lupa ngingetin temen kita itu buat nggak ngebocorin. Atau malah, nggak usah curhat lagi ke temen yang itu.

Tapi harusnya kan dia tau kalo ini rahasia? Jangan biasakan berpikir “harusnya dia tahu kalo bla bla bla...” Semua orang diciptakan berbeda-beda, dengan pemikiran, pengetahuan, dan pendapat yang berbeda-beda pula. Kalo kita nggak ngomong, gimana orang lain tau gimana keinginan kita?

Sama halnya kalo kita ngalamin kejadian yang nggak ngenakin. Contoh simple-nya, ban kita bocor. Jangan buru-buru bete dan nyalahin ban, bannya nggak salah. Selalu tanya ke diri sendiri, kita sebelumnya udah ngelakuin apa biar hal itu nggak terjadi? Di kasus ban bocor tadi, sebelum berangkat naik kendaraan, kita udah periksa bannya belom? Kalo ban kita tadinya baik-baik aja, dan ternyata bocornya karena ngelindes paku di jalan, ya udah anggep aja kita lagi sial. Kita kurang beramal makanya Tuhan maksa kita ngeluarin duit buat nambal ban.

Trus satu hal lagi nih yang penting, nggak usahlah pake benci-benci orang. Biasanya cewek nih yang sering benci orang-orang kayak mantannya pacar, cewek yang kegatelan sama pacar kita, atau yang semacem itulah. Nah, ngadepin cewek nyebelin kayak gitu, apa ya kita harus ngomong atau ngelabrak tuh cewek? Ya enggaklah, nggak elegan banget. Mending juga didiemin. Anggep dia nggak ada. Karena dengan terus-terusan benci sama dia, itu sama aja kayak ngebiarin dia ngontrol kebahagiaan kita. Dih, males banget kan dikontrol sama doski? Embruuur.

Makanya, selalu berpikir positif aja. Pada prakteknya emang sulit, makanya aku nulis di sini juga salah satu tujuannya buat ngingetin diriku sendiri. 

Don’t let other people or circumstances control our happiness, because it’s ours.

Image: pinterest.com

Wednesday, January 1, 2014

HAPPY NEW YEAR 2014
Hope we all have an amazing 2014! :D

P.S.: ini video yang kuambil semalem di Bukit Bintang, Yogyakarta. Enjoy the fireworks!

video